This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

Pelangi Guru Indonesia



By: Amru Asykari

ada guru anyar
mengajar malu lugu tersipu

ada guru bayar
mau kerja jika ada uang berlembar

ada guru nyasar
lulusan Agama olah raga yang diajar

Ada guru sodagar
sambil ngajar jual batik, tupperware, pulsa, jilbab 3 kali bayar..

Ada guru gusar
cuma mutar-mutar kerjaan gak kelar..

ada guru sangar
senengnya plak buk aww nampar !

Ada guru gempar
gemar lempar isu mengeluh selangit menggelegar

Ada guru kurang ajar
palsukan ijazaah jadi joki UN korupsi huh dasar

ada guru sabar
bertahun tahun gak naik pangkat
hingga ubanan tetap semaaaangat

Ada guru tegar
rela mengajar di desa terpencil
meski gajinya sangat kecil

Ada guru sadar
guru itu pilihan
not mainan or sambilan

ada guru pintar
mencetak siswa berprestasi bermoral tinggi

Ada guru benar
ia sadar ia pintar ia sabar, ia tegar
ia adalah pijar
siswa berbinar
sekolah bersinar
negeri jadi besar

Senayan, 25 November 2010
Tiga puisi yang dibawakan Triple "A"
Guru Kreatif Pendidikan Berkualitas

Indonesia di Waktu Petang

By: Amru Asykari

pukul 3 petang di sudut kemang
siswa jual tantang terjang menghunus klewang
garang darrrrah menggenang

Di pasar pedagang berbuat curang
potong takaran kurang segantang

Di kantor pegawai fesbukan kian meradang
update status colek teman clbk mengembang

di ujung jalan guru honorer berbaris panjang
menanti kepastian yang tak kunjung datang

di rumah rakyat sekelompok orang duduk tenang
tak peduli rakyat mengerang
lapar perih kering kerontang..
bisanya ngomong doang

di stadion kita jarang menang
sering jadi pecundang
beraninya jago kandang
woi maen bola apa maen silat bang!

Di keluarga banyak piring terbang
suami istri terus perang
anak anak susah dilarang

apa benar bangsa ini bangsa terpandang
ramah baik hati senyum mengembang

bagaimana dengan bayi yang dibuang
bagaimana dengan nyawa yang mudah melayang
hanya karna sejumput uang
bagaimana rasa nasionalisme yang kian hilang
bagaimana dgn rasa malu yang terbang

tidakkkkk adikku sayang
masih ada kami di sini generasi Ki hajar terus menerjang
tak henti asa berjuang
kokoh tegar bak karang
mengajar mendidik dengan hati dan kasih sayang
meski harus arungi laut membentang
meski luka duka bersilang
kami tetap tak terguncang

wujudkan cita negeri gemilang

Senayan, 25 November 2010

Indonesia di Waktu Pagi

by : Amru Asykari

Ada isak jerit luka nestapa di Merapi

Ada Mentawai digerus tsunami

Ada Sumiati yang digunting bibirnya di arab saudi

Ada 2 pemuda gontok-gontokan berebut daging sapi

Ada terdakwa gayus (diduga gayus) seliweran di bali (penjara jadi agen travel agency)

Ada korupsi dari anak orok hingga nini nini (ada juga yang berdasi berseragam warna-warni)

Ada anang bubaran (lagi) dengan Syahrini

Ada banyak rakyat banyak tak percaya pada wakil dan pemimpinnya lagi

Ada hujat umpat lidah bersilat hiasan sehari-hari

Ada persekongkolan mafia di sana sini

Adaaaa guru tak peduli siswa sendiri

sibuk ke sana ke mari mengejar sertifikasi

Ada kepala sekolah yang sibuk soal komisi

lupa tanggungjawab tak punya visi

ada birokrat jual aset negeri

Krakatau indosat rumah sakit entah apa lagi

Ada dan ada tamparan –tamparan bagi negeri ini bertubi-tubi

Oh seakan bencana tak pernah enyah dari negeri ini

Oh seakan mati hati nurani

Oh seakan keadilan sudah mati suri

Oh seakan Tuhan tak cinta lagi

Astagfirullah Ampuni kami ya Robbi



Senayan, 25 November 2010